15 Menit Membaca Setiap Pagi (Program Pembiasaan), Setiap hari sebelum pelajaran dimulai, siswa membaca buku cerita/pengayaan selama 15 menit (membaca dalam hati atau dibacakan guru untuk kelas rendah). – Guru membacakan dongeng lokal Kaltim (misalnya legenda Kutai atau cerita Dayak). – Pojok baca di setiap kelas diisi buku donasi/bantuan pemerintah.
Pojok Baca (Program Pengayaan Lingkungan Literasi), Membuat/mempercantik pojok baca di setiap kelas dan perpustakaan sekolah dengan hiasan motif ukir Dayak & foto rumah Lamin. – Menyediakan buku cerita rakyat Kaltim, majalah anak, komik edukasi, dan buku bergambar tentang flora-fauna Kaltim. – Siswa bergiliran menjadi “penjaga pojok baca” setiap minggu.
Lomba Literasi Kreatif (Program Pengembangan), – Lomba mendongeng bahasa daerah (Kutai/Banjar/Dayak). – Lomba membuat buku cerita bergambar tentang “Desaku Bengalon” atau “Lingkungan Tambang yang Hijau”. – Lomba membaca puisi bertema alam Kalimantan. – Lomba mading 3D tentang Pemenang mendapat hadiah buku dan dipajang di sekolah.
Literasi Keluarga “Baca Bareng Orang Tua” (Program Keterlibatan Keluarga & Masyarakat), Setiap Jumat sore atau diadakan “Baca Bareng” di sekolah: orang tua datang membacakan buku untuk anaknya. – Program pinjam-pinjam buku ke rumah (1 minggu 2 buku). – Mengundang tokoh masyarakat/pemuda Karang Taruna untuk mendongeng cerita. – Laporan baca buku di rumah ditulis di “Buku Catatan Literasi Keluarga”.
Hari Literasi Digital & Lingkungan (Program Literasi Baru: Digital + Ekologi), – Membaca artikel/e-book tentang “Hutan Hujan Tropis Kaltim dan satwa endemik (orangutan, bekantan). – Membuat video pendek/review buku menggunakan HP guru. – Program lalu membuat jurnal bacaan Menggunakan platform Merdeka Mengajar untuk membaca modul literasi.